Saya sendiri tidak tahu secara pasti apa isinya, karena memang belum membaca buku itu. Namun sedikitnya saya mengetahui melalui pemberitaan di media massa dan acara pembahasan atau talkshow tematik di televisi. Kira-kira isinya menerangkan tentang jaringan pendanaan SBY dan Partai Demokrat, sehingga disebut Gurita Cikeas. Jaringan pendanaan tersebut dibangun dengan mendirikan berbagai yayasan yang berhubungan dengan SBY ataupun orang-orang yang dekat SBY. Kalau dipikir-pikir mirip gayanya Soeharto dalam membangun sistem kekuasaannya. Jadi kira-kira intinya untuk pendanaan perpolitikan SBY dan partai Demokrat dibangunlah yayasan-yayasan yang berfungsi sebagai alat pengumpul keuangan.
Isinya cukup membuat panas orang dekat SBY dan Partai Demokrat seperti para pengurus yayasan, mantan anggota tim kampanye SBY dan beberapa anggota DPR dari fraksi Partai Demokrat, bahkan salah satunya, Ramadhan Pohan sampai berselisih dengan George Adicondro saat bedah buku Gurita Cikeas di salah satu kafe di Jakarta hingga George memukul wajah Ramadhan dengan buku dan Ramadhan pun melaporkannya ke Kepolisian. Kalau dilihat di TV tempat acara terlihat sempit dan berdesak-desakan antar pengunjung dan wartawan, tentunya membuat hawanya menjadi panas ditambah dengan topik yang panas ditambah lagi adanya debat panas diantara mereka berdua. Hal lain yang menjadi kontroversi adalah sumber datanya yang kebanyakan berasal dari internet, walaupun dari situs-situs yang cukup dikenal dan terpercaya, seperti Kompas dan data tersebut dianggap sebagai data sekunder. Dimana seharusnya penulis seharusnya melakukan cross-check data tersebut terhadap pihak yang dituliskan. Namun pihak lainnya mengatakan bahwa penulisan buku Gurita Cikeas, sah-sah saja yang penting sumbernya jelas.
Beberapa hari yang lalu saya melihat berita berjalan di TV kalau softcopy-nya beredar di Internet. Karena penasaran saya coba cari saja. Kalau anda penasaran juga dengan isi buku Gurita Cikeas, silakan download saja melalui link di bawah ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar